Home Sudut Pandang Komik Pesan Seorang Pemimpin “Kapten Luffy”

Pesan Seorang Pemimpin “Kapten Luffy”

by Tuan Rumah AP

Serial anime Jepang One Piece merupakan salah satu dari banyak anime yang dinantikan petualangan-petualangannya. Dari pertama nonton anime bajak laut ini, kekaguman saya tidak bisa dihentikan dengan adanya tontonan yang perannya cantik-cantik seperti Drakor atau film-film India.

One Piece tetap menjadi tontonan atau bacaan komik yang tidak gampang tergilas Drakor, hehehe. Menunggu datangnya film atau bacaan manga dari One Piece menjadi rutinitas mingguan, selalu dengan debar karena cerita besutan dari Eiichiro Oda selalu menyajikan cerita yang buat kagum sekaligus senyum-senyum karena tingkah kru dari Luffy cs. Dari sejak 1997 gejolak reformasi lagi panas-panasnya, One Piece tetap eksis hingga saat ini, ditunggu dan dibicarakan. Pada Komik Manga sudah sampai sekitar 892 jauh dari serial animenya yang baru 822, dan saya lebih memilih membaca komiknya karena tidak sanggup menahan debar penasaran terlalu lama.

Lalu apa yang menarik dari anime ini? Selain tujuannya menemukan harta karun One Piece, tentu storyline yang benar-benar kompleks dan bikin penonton atau pembaca dibuat penasaran, termasuk saya.

Kelompok Tpo Jerami
Foto: animaxian.com

Bercerita tentang kehidupan bajak laut, One Piece diakui memiliki banyak pesan moral dari cara gaya memimpinnya, tentu hal itu tidak berlaku bagi pecinta Drakor (sensi amat bro sama Drakor) hihihi. Dan yang lebih uniknya masing-masing dalam kru Topi Jerami memiliki karakter yang berbeda dan tujuan yang berbeda-beda dalam satu nakhoda. Dan yang lebih penting Monkey D Luffy sanggup membawa (mimimpin) mereka dalam satu kapal Thousand Sunny dan saling membantu, percaya kepada Luffy sebagai kaptennya.

Pemimpin yang Ideal

Monkey D Luffy, sifatnya yang aneh dan nyeleneh menjadi ciri khas gaya memimpinnya, uniknya Luffy tidak mau meletakkan dirinya sebagai sosok yang dihormati dan serba benar. Dalam hal ini, sang Kapten Luffy bisa dikatakan sebagai antitesa dari kepemimpinan yang konvensional di mana pemimpin selalu dihormati dan follower harus tunduk serta patuh pada perintah pemimpin.

Dalam konteks Demokrasi, kekuasaan pemimpin tidak lagi benar-benar mutlak dan absolut, kultur feodal masihlah dapat ditemui. Tidak jarang pemimpin politik dan negara atau bahkan pemimpin desa, menunjukkan gelagat  sebagai orang terhormat dan terpandang, dalam artian enggan berbaur dengan rakyat kecil, dengan selalu menampakkan dada yang angkuh ketika harus berhadapan dengan rakyat yang meminta bantuan.

Maka tidak heran, bila pemimpin yang dihasilkan dari feodalisme demokrasi didominasi oleh orientasi untuk menggapai, mempertahankan, dan merebut jabatan publik. Karena dalam hal ini posisi pemimpin masih dalam anggapan posisi superior dan rakyat terkesan inferior. Bagaimana tidak, karena corak demokrasi di Indonesia masih bersifat formal prosedural belum menyentuh nilai dasarnya, sehingga demokrasi masih dipandang sebagai proses formalitas dan instrumen politik kekuasaan semata, itu kesan yang terlihat.

Foto: lanrentuku.com

Berbeda dari gaya kepemimpinan Kapten Luffy yang anti mainstream, mendobrak pakem-pakem yang melekat kuat pada sosok pemimpin dengan mencitrakan diri sebaliknya. Kapten Luffy yang nyeleneh dan selalu bikin onar masih tetap dihormati langkah dan keputusannya sebagai seorang pemimpin. Bagaimana tidak, dari setiap anggota krunya selalu menempatkan kepercayaan besar pada keputusan Luffy dan dalam pertarungan Luffy selalu mengambil porsi yang tidak mungkin diselesaikan oleh kru lainnya “Luffy selalu tahu dan menghadapi musuh yang lebih kuat,” kata Robin.

Karakter yang diciptakan Eiichiro Oda pada diri Luffy bukan saja nyeleneh dan ceroboh, tapi gaya memimpinnya yang gak biasa. Darah keturunan Pemimpin Revolusioner Dragon, bisa menempatkan posisi kru pada pos yang tetap tapi saling membantu, bukan saling menuduh dan melemahkan sehingga di antara satu sama lain tidak ada niat buruk apalagi menjatuhkan.

Mungkin One Piece hanya sebatas anime atau tontonan buat menghibur para pencintanya, sehingga apa yang ada dalam anime ini hanyalah fiktif belaka. Tapi alangkah indahnya kalau pemimpin bisa mengaplikasikan gaya yang dilakukan Luffy atau kepintaran Luffy dalam membagi tanggung jawab pada anggotanya, sehingga anggotanya bisa saling mendukung untuk menggapai impian masing-masing.

Apa kalian tahu pesan yang disampaikan Kapten Luffy?

“Siapa pun yang memiliki impian, kita mesti dukung sepenuh hati,” Kapten Luffy.

You may also like

Leave a Comment