Home Opini Ini Cara Supaya Korek kita Lolos dari Incaran Curanrek

Ini Cara Supaya Korek kita Lolos dari Incaran Curanrek

by Tuan Rumah AP

Ngomong-ngomong soal korek, ada cerita yang unik dari temanku. Ceritanya temanku adalah salah satu orang yang selalu membawa korek kemana-kemana, selain karena dia perokok dan juga karena dia tidak mau repot minjem ke orang lain plus dengan punya korek bisa membantu kaum penghisap yang tidak ada korek . Tapi anehnya kalau di rumah korek selau hilang, berulang kali membeli korek dengan harga 2000-10.000 selalu sama, hilang.

Kejadiannya bukan cuma sekali/sehari, tapi sudah berulang kali dan sering terjadi. Dan ternyata usut punya usut Istrinya lah yang menjadi dalang atas kejadian hilangnya korek di rumah, setelah melakukan identifikasi dan percobaan beberpa kali dengan korek yang sengaja di taroh, istrinya mengambil tanpa ekspresi bersalah dan memasukkan ke koper kosmetik yang tidak terpakai. ketika dilihat sudah terkumpul banyak tapi saya diamkan mungkin lagi jadi hobinya.

Oh ya saya tidak mau meneruskan, apa motif sebenarnya si istri melakukan itu karena saya tidak mau membahas kejadian temanku atas kelakuakn istrinya. Maaf saya yang skip, dellet buang jauh-jauh.

Karena saya akan menulis misteri korek yang sering hilang, tingkah laku curanrek di sekeliling kita, kesetiaan dan cara mempertahankan korek agar tidak gampang hilang.

Pertama, kemana korek berpindah tangan saat ngumpul dengan teman-teman? jawabannya sudah pasti ada di kantong temen sendiri, bukan di orang lain yang tidak dikenal dan sudah pasti juga mustahil korek itu hilang tanpa lembah. Semua akan diam ketika si empunya menanyakan korek, bisa jadi memang mereka tidak sadar mengambil jadi wajar kalau tidak mengakui, tapi kalau sudah terbukti ada di kantongnya pelaku akan cengar-cengir dan bilang ‘maaf tidak sengaja’. se simpel itu aja

Kedua, tingkah laku si curanrek begitu sabar, dingin, tega bin sadis dan tentu sudah terampil tangannya. Hampir tidak jauh berbeda dengan pencopet pasar, cepat tanpa diketahui.

Ketiga, ada juga si empu korek yang setia, ketika selesai memakai langsung di kantongi, bukan pelit atau sombong ini merupakan bentuk tingkat kewaspadaan yang sudah tinggi. Bisa jadi karena pelaku atau mempunyai pengalaman hilang korek sudah pulahan kali.

Dari tingkat kasus korek yang sudah beragam motif pencurian, dan penguntitannya lantas bagaimana cara mempertahankan korek agar awet sampai gas terahir di jegreskan, tidak mungkin dong kita memperkarakan curanrek dengan lapor ke kantor polisi terdekat.

Dengan adanya masalah curanrek yang semakan marak saya akan mencoba memberikan cara bagaimana menggunakan atau membawa korek biar selalu aman;

Pertama, pakailah korek kayu. Selain mempunyai sifat berbagi bukan minjam karena korek kayu murah juga aman dibawa kemana-mana, selain si curanrek males mencuri juga akan menurunkan derajatnya sebagai pencuri korek kalau masih nekad mencurinya.

Kedua, berikanlah pengenal pada korek atau identitas korek itu benar milik kita, dengan cara memberikan goresan nama atau ciri goresan pada koreknya, yakinlah dengan memberikan itu tidak akan menurunkan fungsi korek karena tetap yang dibutuhkan adalah api kecilnya, bukan tampilannya. Karena tampilan korek itu penting hanya untuk orang-orang tertentu saja.

Ketiga, berikan tali sebagai gantungan dan kalau bisa jadikan bandul kalung dengan begitu korek akan selalu aman yang insyaallah sampai cegresan terahir, kalau tidak mengganggu leher.

Keempat, jangan bawa korek jadilah peminjam korek yang baik, sopan dan santun dengan selalu terimakasih ketika selesai meminjam, cara itu akan mengamankan korek walau akan menerima nyinyiran yang sifatnya bercanda dan relatif durasi nyinyirannya sebentar. Cuek aja lah ya

Kelima, jadilah pelaku curanrek karena pelaku curanrek bersifat waspada, penuh kehati-hatian dan selalu menjaga koreknya selalu aman juga akan menjadi aib untuk diri sendiri kalau sampai koreknya hilang, akan memalukan kalau pencuri tercuri dan akan menjadi kekonyolan hidup yang hakiki

Dan yang terahir, kalau kita sudah waspada, hati-hati, dan sudah melakukan langkah antisipasi dengan memasang tali juga identitas pada korek tapi tetap saja hilang, berarti diantara teman kita yang nongkrong ada pelaku curanrek yang lihai membaca peluang dan sudah tingkat dewa dalam melancarkan aksinya, hati-hati waspadalah diantara perkumpulan pasti ada satu pencuri korek yang menargetkan korek-korek kita jadi korban dengan diam-diam.

Apakah ada pelaku atau korban? Waspadalah-waspadalah!

Salam; AP

You may also like

Leave a Comment